Cara Membuat Sales Forecasting Akurat untuk Tahun 2026 (Panduan Kilat)

Cara Membuat Sales Forecasting Akurat untuk Tahun 2026 (Panduan Kilat)

Hari ini tanggal 30 Desember 2025. Coba lihat kalender Anda. Kita hanya punya waktu kurang dari 48 jam sebelum kembang api tahun baru 2026 menyala. Apakah hingga saat ini, kamu sudah pernah mendengar tentang cara membuat sales forecasting?

Bagi tim penjualan dan pemilik bisnis, ini bukan sekadar waktu untuk meniup terompet. Ini adalah deadline kritis. Pertanyaan besarnya adalah: “Sudahkah Anda mengunci target penjualan untuk Januari 2026?”

Tanpa prediksi yang jelas, bisnis Anda akan memasuki tahun baru dengan mata tertutup. Anda berisiko salah beli stok, salah atur budget iklan, dan salah menetapkan target tim sales.

Jika Anda sedang terburu-buru mencari cara membuat sales forecasting yang cepat namun tetap akurat, Anda berada di tempat yang tepat. Artikel ini akan memandu Anda melakukan peramalan penjualan dasar, dan bagaimana Anda bisa mengotomatiskan proses rumit ini menggunakan AI agar siap berlari di hari pertama tahun 2026.


Apa Itu Sales Forecasting? (Bahasa Manusia, Bukan Robot)

Jangan terintimidasi dengan istilahnya. Sales forecasting hanyalah istilah keren untuk “memperkirakan penjualan masa depan”.

Ini bukan ramalan bola kristal dukun. Ini adalah proses menggunakan data masa lalu (apa yang terjadi di 2025) untuk memprediksi masa depan (apa yang mungkin terjadi di 2026). Tujuannya sederhana: Agar Anda punya uang kas yang cukup dan stok barang yang pas.


4 Langkah: Cara Membuat Sales Forecasting Secara Manual

Jika Anda belum menggunakan software otomatis, Anda mungkin masih mengandalkan Excel. Berikut adalah langkah-langkah standar cara membuat sales forecasting yang bisa Anda lakukan sekarang:

1. Kumpulkan & Bersihkan Data (Data Cleaning)

Langkah pertama adalah melihat ke belakang. Tarik data penjualan Anda selama 12-24 bulan terakhir.

  • Penting: Buang data anomali. Misal, bulan lalu penjualan Anda meledak 200% hanya karena ada satu pesanan besar dari instansi pemerintah yang tidak akan terulang tiap bulan. Jika data ini tidak dibuang, prediksi 2026 Anda akan terlalu tinggi (bias).

2. Tentukan Metode: Kualitatif atau Kuantitatif?

  • Kualitatif: Gunakan ini jika Anda merilis produk baru di 2026 dan tidak punya data masa lalu. Caranya? Tanya pendapat tim sales, survei pelanggan, atau riset kompetitor.
  • Kuantitatif: Gunakan ini untuk produk yang sudah jalan. Caranya? Gunakan rumus matematika berdasarkan data historis.

3. Hitung dengan Rumus Dasar (Moving Average)

Rumus paling sederhana untuk pemula adalah Simple Moving Average.

  • Konsepnya: Penjualan bulan depan adalah rata-rata dari 3 bulan terakhir.
  • Contoh:
    • Oktober 2025: 100 Juta
    • November 2025: 120 Juta
    • Desember 2025: 110 Juta
    • Forecast Januari 2026: (100+120+110) / 3 = 110 Juta.

4. Sesuaikan dengan Tren & Musim

Angka 110 Juta di atas adalah angka mentah. Anda harus menyesuaikannya dengan “firasat bisnis” atau data eksternal.

  • Apakah Januari biasanya sepi (Low Season) setelah libur Nataru? Jika ya, kurangi angkanya 10-20%.
  • Apakah Anda akan menaikkan harga di 2026? Sesuaikan lagi angkanya.

Masalah Besar: “Sempatkah Menghitung Ini Sekarang?”

Langkah-langkah cara membuat sales forecasting di atas terlihat logis. Namun, mari jujur pada situasi hari ini (30 Desember).

Melakukan proses di atas secara manual untuk ratusan SKU (jenis produk) memakan waktu berhari-hari.

  • Risiko Human Error: Di tengah kejar tayang akhir tahun, salah rumus Excel sedikit saja bisa fatal.
  • Kompleksitas: Rumus rata-rata di atas sering meleset karena tidak bisa membaca pola rumit (misal: tren TikTok yang mendadak viral).

Apakah Anda ingin menghabiskan malam tahun baru di depan laptop mengurusi spreadsheet? Tentu tidak.


Solusi 2026: Beralih ke AI Tools (Foreplan.id)

Tahun 2026 adalah eranya efisiensi. Cara manual sudah ketinggalan zaman. Anda membutuhkan AI Tools seperti Foreplan.id yang bisa melakukan pekerjaan berat tersebut dalam hitungan menit.

Foreplan menyederhanakan cara membuat sales forecasting menjadi proses otomatis:

  1. Integrasi Kilat: Cukup unggah data penjualan historis Anda.
  2. Otak AI (Machine Learning): Sistem Foreplan tidak menggunakan rumus rata-rata bodoh. Ia menggunakan algoritma cerdas yang mendeteksi pola musiman, tren mingguan, hingga anomali data secara otomatis.
  3. Hasil Siap Pakai: Dalam sekejap, Anda mendapatkan angka target penjualan untuk Januari 2026, lengkap dengan rekomendasi stok yang harus disiapkan.

Mulai Tahun Baru dengan Start Mulus (Free Trial 15 Hari!)

Kami mengerti bahwa di tanggal 30 Desember ini, Anda butuh solusi cepat. Anda tidak punya waktu untuk proses pembelian software yang berbelit-belit.

Oleh karena itu, Foreplan.id memberikan akses Free Trial 15 Hari yang bisa Anda aktifkan detik ini juga.

Bayangkan skenario ini:

  • Hari ini (30 Des): Anda daftar Foreplan, upload data. AI memproses prediksi.
  • Besok (31 Des): Anda sudah punya laporan forecast 2026 yang akurat. Anda bisa menikmati malam tahun baru dengan tenang.
  • Lusa (1 Jan 2026): Bisnis Anda berjalan dengan target yang jelas dan stok yang aman.

Kesimpulan

Mengetahui cara membuat sales forecasting secara teori itu penting. Tapi di penghujung tahun 2025 ini, kecepatan dan akurasi adalah segalanya. Jangan biarkan metode manual memperlambat start Anda di tahun yang baru.

Gunakan teknologi untuk memenangkan pasar.

Aktifkan Free Trial 15 Hari Foreplan.id Sekarang & Siapkan Bisnis Anda untuk 2026!

Leave a Comment

Scroll to Top